Serum Pegagan · Centella Asiatica untuk Kulit Berjerawat
Semuanya bermula dari sehelai daun pegagan.

Daun kecil,
jawaban besar
buat jerawat.

Serum wajah berbasis pegagan yang menenangkan kulit, memperbaiki skin barrier, dan melawan bakteri penyebab jerawat.

MenenangkanAntibakteriAntioksidan
Daun pegagan (Centella Asiatica)
Sebelum bicara solusi, kenali dulu lawannya.

Jerawat bukan cuma soal minyak.

Masalah kulit nomor satu di kalangan remaja ini sebagian besar dipicu oleh bakteri dan peradangan, bukan sekadar wajah berminyak.

Bakteri

Staphylococcus aureus jadi biang infeksi kulit, dan sebagian strainnya sudah kebal obat seperti MRSA.

Peradangan

Peradangan menahun pada kelenjar kulit yang membuat wajah memerah, meradang, dan sensitif.

Komedo & benjolan

Muncul komedo, benjolan kecil sampai besar, nodus, bahkan kista di permukaan kulit wajah.

Di sinilah pegagan turun tangan.

Empat senyawa yang bikin pegagan istimewa.

Pegagan menyimpan senyawa triterpenoid yang dikenal sebagai centelloids dan bekerja sebagai antimikroba alami. Ketuk tiap kartu untuk lihat perannya.

01

Asiaticoside

Ketuk →
Peran

Memicu pertumbuhan kolagen sehingga kulit lebih cepat beregenerasi setelah rusak akibat jerawat.

02

Madecassoside

Ketuk →
Peran

Membantu menenangkan kulit yang meradang dan mendukung pemulihan skin barrier.

03

Asiatic acid

Ketuk →
Peran

Bagian dari perlindungan alami tanaman terhadap infeksi patogen, sekaligus bersifat antimikroba.

04

Madecassic acid

Ketuk →
Peran

Melengkapi efek antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan.

Begitu menyentuh kulit, inilah yang terjadi.

Tiga hal yang terjadi setelah dipakai.

Menenangkan

Meredakan kulit kemerahan akibat iritasi supaya terasa lebih tenang.

Perbaiki barrier

Mendukung pemulihan skin barrier agar kulit lebih kuat menghadapi masalah baru.

Antioksidan

Memberi efek antioksidan sekaligus memicu kolagen untuk regenerasi kulit.

Semua kebaikan itu dikemas dalam satu botol.

Apa isi satu botol serum?

Sebagian besar air, dengan bahan aktif yang diracik hati-hati. Arahkan atau ketuk tiap bagian untuk melihat kadarnya.

100%
Total sediaan

Kadar mengacu pada formula terbaik (ekstrak 5%). Asam sitrat ditambah secukupnya (q.s) untuk mengatur pH.

Lalu, bagaimana serum ini diracik?

Dari air jernih jadi serum.

a

Siapkan fase air

Timbang aquadest, larutkan disodium EDTA hingga homogen, lalu tambahkan gliserin dan propanediol sambil diaduk.

b

Buat gel serum

Masukkan ~70% aquadest, larutkan bahan fase air, lalu taburkan xanthan gum perlahan hingga terhidrasi sempurna tanpa menggumpal.

c

Tambah bahan aktif

Setelah suhu turun, masukkan ekstrak Centella Asiatica, niacinamide, panthenol, dan sodium hyaluronate, aduk hingga homogen.pada 40°C

d

Tambah pengawet

Masukkan phenoxyethanol lalu aduk hingga tercampur rata.

e

Sesuaikan pH

Atur keasaman menggunakan asam sitrat hingga masuk rentang aman untuk kulit.pH 5,0-5,5

f

Homogenisasi

Homogenkan campuran 5 hingga 10 menit sambil menghindari gelembung udara berlebih.

Tinggal satu pertanyaan: berapa kadar yang pas?

3% lawan 5%. Mana yang menang?

Dua formula diracik dengan kadar ekstrak berbeda. Ketuk untuk membandingkan.

TERBAIK
3%kadar ekstrak Centella Asiatica
Stabil & layak pakai
Ekstrak Centella
3,0
Gliserin
2,0
Propanediol
5,0
Panthenol
5,0
Disodium EDTA
0,8
Phenoxyethanol
0,1
Jawabannya diuji, bukan ditebak.

Tiga ukuran, satu kesimpulan.

Angka-angka kunci dari pengujian, digambar supaya langsung kelihatan pas atau tidaknya.

Tingkat keasaman (pH)

Serum diatur ke pH 5,0 hingga 5,5, di dalam rentang aman kulit 5,5 hingga 8,0.

5,0-5,5
pH serum 5,0-5,5Aman kulit 5,5-8,0

Viskositas

Kekentalan formula 5% masuk rentang ideal serum.

50 1000 dPa
Rentang ideal 50-1000 dPa

Daya sebar

Menyebar merata di kulit, dalam rentang ideal 5 hingga 7 cm.

7 cm 5 cm
Ideal 5-7 cm
Sebagian mutu tak bisa diukur dengan angka.

Tapi tetap harus lolos pengamatan.

Selain angka, mutu serum juga dicek dari pengamatan langsung. Ketuk kartu untuk hasilnya.

Organoleptik

Bentuk fisik, bau, dan warna sediaan diamati dan sesuai, hasilnya lolos.

Homogenitas

Kedua formula homogen, tanpa butiran kasar, zat aktif tersebar merata. Baik.

Stabilitas

Formula 5% memenuhi seluruh parameter dan lebih stabil dibanding 3%. Terbaik.
5%

Formula 2 pemenangnya.

Dengan kadar ekstrak 5%, serum lebih stabil dibanding versi 3%, dan efek antioksidannya membantu memicu kolagen untuk regenerasi kulit setelah jerawat.

Elshaddai Febeandika Putri, S.T.
PT. Global Nava Industri
Formulasi Serum Wajah Berbasis Centella Asiatica
-